NEW!

Incredible offer for our exclusive subscribers!

Readmore

NEW!

Incredible offer for our exclusive subscribers!

Readmore

Beijing Membuka Kembali Taman Yang Tersembunyi Selama Satu Abad

(Valentino Luis/cgwtravel.com)

Situs wisata terkenal, Kota Terlarang (Forbidden City) di Beijing – Cina, telah lama dikenal menyembunyikan misteri dari beberapa bagiannya. Salah satunya yakni sebuah taman yang selama 100 tahun disembunyikan dari pengetahuan publik.

Qianlong Garden, nama taman itu, berada di Kota Terlarang dan selama ini tidak menerima satu pun kunjungan wisatawan. Taman tersebut disembunyikan dari jangkauan publik. Namun, setelah melewati satu abad kondisi ini kini berubah, karena akhirnya Qianlong Garden dibuka kembali.

Tentu saja, taman yang dibangun tahun 1770 ini tidak dibuka tiba-tiba begitu saja. Perlu persiapan dan restorasi yang dilakukan selama 25 tahun. Bukan waktu yang singkat untuk menyiapkannya tampil bagi dunia luar. Menurut laporan resmi Beijing, restorasi Qianlong ini menelan biaya hingga 18 Juta Dollar yang ditanggung oleh World Monuments Fund. Masa restorasi yang lama ini dimaklumi oleh pemerintah maupun lembaga pemerhati sejarah, karena bagi mereka taman ini termasuk simbol peradaban Cina yang patut dilindungi, diperbaiki, dan dimanfaatkan untuk pembelajaran sejarah.

Qianlong Garden adalah taman spesial yang dibangun pada masa kekuasaan Kaisar Qianlong yang dikenal sangat memperhatikan budaya dan kesenian Cina. Ia membangun taman ini menjadi salah satu bagian mengisi Kota Terlarang yang merupakan istana kekaisaran bagi 24 kaisar selama Dinasti Ming dan Qing, dari tahun 1420 hingga 1924. mencakup area seluas 72 hektar (178 acre) dan telah diakui secara internasional sebagai World Heritage Site.

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Create a new perspective on life

Your Ads Here (365 x 270 area)
Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.