Hal yang dinantikan saat musim dingin, adalah turunnya salju dan berlibur ke tempat-tempat yang identik dengan dunia es. Ya, musim dingin memang memberikan kesan yang sangat unik dan berbeda, apalagi di wilayah dekat kutub utara, di mana seisi dunia yang sebelumnya penuh warna akan berubah menjadi serba putih. Swedia, salah satu bagian Skandinavia yang terletak di utara Eropa, termasuk negara yang mengalami musim dingin dengan rupa yang fantastik.
Merespon fenomena alam dan minat wisata musim dingin, Swedia mulai fokus mengembangkan wisata es dan paket wisata musim dingin yang lebih beragam dan terkonsep dengan baik. Salah satunya, yakni menghadirkan hotel es. Ya, sebuah hotel yang benar-benar dibentuk dari es! Ini sangat menggoda minat wisatawan dari berbagai belahan bumi. Dan tiap akhir tahun hotel es ini menerima lonjakan pemesanan. Tahun 2025 ini, pemesanan meningkat drastis.
Bagaimana hotel es ini bisa ada? Kisahnya berawal di tahun 1989, ketika seniman es asal Jepang mengunjungi Swedia, tepatnya ke desa Jukkasjärvi. Ia membuat pameran seni es. Pada musim semi tahun 1990, seniman Prancis Jannot Derid mengadakan pameran di igloo berbentuk silinder di daerah yang sama. Suatu malam, karena tidak ada kamar yang tersedia di kota, beberapa pengunjung meminta izin untuk bermalam di igloo di aula pameran. Mereka tidur di igloo dengan kantong tidur di atas kulit rusa kutub, dan menjadi tamu pertama “hotel” tersebut. Sejak itulah hotel es berkembang menjadi penginapan unik dan tak lazim.
Seluruh bagian hotel terbuat dari salju dan balok es yang diambil dari Sungai Torne, bahkan gelas-gelas di bar hotel pun terbuat dari es. Hotel es di Jukkasjärvi ini dikenal sebagai hotel es dan salju terbesar di dunia, membentang lebih dari 6.000 meter persegi (64.600 kaki persegi). Setiap suite tampil unik, dan arsitektur hotel berubah setiap tahun karena semua dibangun dari awal. Para seniman mengirimkan ide-ide mereka untuk suite, dan juri memilih sekitar 50 seniman untuk membuat gereja, Icebar, resepsionis, aula utama, dan suite. Pantas, jika tiap tahun kebanjiran tamu.



